Minggu , 28 Mei 2017
Home / Wisata Candi / Candi Prambanan – Cagar Budaya Dunia

Candi Prambanan – Cagar Budaya Dunia

Mitos Candi Prambanan JogjaCandi Prambanan Jogja merupakan candi hindu terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Dibangun sekitar tahun 850 masehi oleh Wangsa Sanjaya. Lokasi Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan, terletak diantara dua Kabupaten dan dua Provinsi sekaligus. Kabupaten Sleman masuk provinsi Yogyakarta, sedangkan Kabupaten Klaten masuk provinsi Jawa Tengah. Lokasi Candi Prambanan terletak di pinggir jalan raya Yogyakarta-Solo. Jarak dari Surakarta sekitar 40 km, jarak dari Yogyakarta 20km.

Di tahun 1991, Candi Prambanan oleh UNESCO ditetapkan sebagai cagar budaya dunia(World Wonder Heritage). Lokasi Candi Prambanan yang sangat luas(39,8 hektar). Dengan tinggi 47 meter atau lebih tinggi 5 meter dari Candi Borobudur membuat Candi Prambanan terlihat lebih kokoh dan perkasa. Serupa dengan latar belakang pembangunannya, sesuai dengan asal usul Candi Prambanan Jogja, yaitu ingin menunjukkan kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa.

Candi Prambanan sering disebut juga dengan Candi Roro Jonggrang. Hal ini terkait dengan legenda Candi Prambanan yang diyakini oleh sebagian masyarakat Jawa tentang sejarah Candi Prambanan Yogyakarta. Cerita legenda Candi Prambanan Jogja ini berawal saat salah seorang pangeran bernama Bandung Bondowoso yang jatuh hati kepada seorang putri yang rupawan wajahnya, ia bernama Rara Jonggrang. Karena tak ada alasan lain untuk menolak cinta Sang Pangeran. Rara Jonggrang mengajukan permintaan kepada Bondowoso untuk dibuatkan candi dengan 1000 arca dalam waktu semalam.

Permintaan tersebut disanggupi oleh Bondowoso. Singkat cerita dibangunlah candi tersebut. Khawatir jika Bondowoso sanggup memenuhi permintaanya, Rara Jonggrang akhirya mengumpulkan warga sekitar untuk menggagalkan usaha Bondowoso dengan cara menumbuk padi dan membuat api besar agar usaha Bondowoso gagal. Saat membuat arca yang ke- 999 kemudianlah terdengar suara ayam berkokok dan cahaya terang seakan-akan matahari sudah terbit. Karena tidak terima dengan kecurangan Rara Jonggrang. Bandung Bondowoso mengutuk Rara Jonggrang menjadi arca untuk menggenapi arca yang dibuatnya menjadi 1000.

Candi Prambanan peninggalan agama merupakan peradaban Hindu di tanah Jawa. Hal ini dapat dilihat dalam struktur candi yang menggambarkan inti kepercayaan dalam agama Hindu (Trimurti). Lokasi Candi Prambanan Jogja memiliki 3 candi dihalaman utama yaitu Candi Brahma, Candi Wisnu, dan Candi Siwa. Ketiga candi tersebut merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping. Candi Nandini unutk mendampingi Candi Siwa. Candi Angsa untuk Candi Brahma, dan untuk Candi Wisnu didampingi Candi garuda. Masih terdapat lagi 2 candi apit, 4 candi sudut, dan 4 candi kelir. untuk halaman kedua terdapat 224 candi.

Ada lagi keistimewaan Candi Prambanan lainya yang wajib disaksikan oleh wisatawan adalah keindahan relief yang menempel di dinding candi. Kisah Ramayana menjadi relief utama di Candi Prambanan Jogja. Relief lain yang tidak kalah menarik adalah Pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kelestarian, keserasian lingkungan dan kehidupan. Pada Candi Prambanan Yogyakarta, relief Pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Menggambarkan betapa masyarakat Jawa abad ke 9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkunganya.

Bagi para pengunjung Wisata Jogja yang ingin menambah pengetahuanya terhadap Candi Prambanan, pengunjung dapat mengunjungi museum yang berada di kompleks candi. Disini pengunjung dapat menikmati audio visual tentang sejarah ditemukanya Candi Prambanan hingga proses renovasi yang terjadi secara lengkap. Di sekitar lokasi Candi Prambanan, bagi pengunjung yang membawa keluarga, tersedia taman bermain yang luas untuk anak-anak dan kereta mini yang mengantarkan pengunjung mengelilingi kawasan tersebut.

Hiburan lain yang dapat dinikmati di Candi Prambanan Yogyakarta adalah pementasan Sendratari Ramayana. Sendratari Ramayana adalah suatu seni yang menyatukan berbagai ragam kesenian jawa seperti tari, musik, dan drama dalam satu panggung, sebuah momentum untuk menyuguhkan cerita Ramayana. Cerita legendaris karya Walmiki ini ditulis dalam tulisan Sanskerta.

Kisah Ramayana yang dibawakan dalam pertunjukan ini merupakan terjemahan dari relief yang terpahat di Candi Prambanan. Cerita Ramayana yang terpahat ini mirip dengan cerita yang berkembang dalam tradisi lisan di India. Jalan ceritanya yang panjang dang menegangkan dirangkum dalam empat lakon atau bagian. Empat lakon tersebut adalah penculikan Sinta, tujuan Anoman ke Alengka, dilanjutkan dengan kematian Kumbakarna atau Rahwana, dan pertemuan kembali Rama-Sinta. Sejak tahun 1960 an pementasan ini digelar dan dilaksanakan setiap bulan pada bulan purnama. Tiket masuk Candi Prambanan dibuka untuk umum mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Dan untuk pementasan Sendratari Ramayana akan digelar dimalam hari.

Di sekitar lokasi Candi Prambanan tersedia fasilitas yang lengkap, antara lain hotel/penginapan, restoran/rumah makan, toko cendera mata, warung internet. Selain itu, kehadiran pemandu wisata yang mudah dijumpai disekitar Candi Prambanan akan memudahkan kunjungan para wisatawan. Sebab, para pemandu wisata akan memandu wisatawan yang datang menelusuri jejak-jejak peradaban Jawa-Hindu dengan Candi Prambanan sebagai monumen utamanya.

Peta Wisata Candi Prambanan.

About Yogyadise

Informasi Tempat Wisata Jogja, Wisata Kuliner Jogja, Wisata Gunung Kidul Jogja, Rental Mobil Jogja Murah, Oleh Oleh Khas Jogja, Hingga Hotel Jogja Murah.

Check Also

Candi Ijo Berbah

Candi Ijo Desa Sambirejo Prambanan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Menjelajahi Kota Yogyakarta hampir setiap sudut kotanya memiliki obyek wisata masing-masing. Salah satu tempat wisata Jogja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *